Showing posts with label pemira. Show all posts
Showing posts with label pemira. Show all posts

Monday, November 12, 2012

Politik yang Tak Sehat

Baru saja seorang teman memberikan buletin dan memintaku menempelkannya di mading. Waktu ku tanya isinya apa,dia menjawab 'baca sendiri, biar nambah wawasanmu'. Judulnya 'Pemira Molor, Salah Siapa?'. Spontan Aku langsung mengucap kalimat 'ya salah kita semua lah, kalo engga ya ga ada yang salah'. Dengan muka sedikit agak 'nyolot' teman saya tadi langsung menjelaskan presepsinya bahwa tidak bisa disalahkan semua atau tidak ada yang salah. Spontan aku meminta sedikit penjelasan dari dia, apa maksud dari perkataannya. Dan akhirnya dia menjelaskan bahwa adaoknum-oknum tertentu yang memolorkan demi kepentingan politik.
Setelah dia pergi, aku mencoba membaca artikel tersebut. Isinya tak lebih dari adu domba badan legislatif dan eksekutif. Ya, hanya adasalung menyalahkan. Di satu sisi secara tidak langsung pasti badan legislatif paling salah dan dilanjutkan badan eksekutif. Dan entah siapa yang mencari berita semua itu tersusun begitu indah sehingga pembaca pastinya akan menarik kesimpulan sesuai dengan kemauan penulis. Siapakah penulis tersebut? Penulis bukanlah orang yang aku persalahkan dalam blog pribadi ini. Lebih ke perancang skenario dan orang yang dalam tanda kutip sedang mengendalikan penulis berita.
Dihubungkan dengan pemira saat ini, terlihat ketiga calon mempunyai ranah masing-masing. Calon pertama memegang suara orang-orang yang dulu disebut orang kantin dan tahu apa yang dimau mahasiswanon organosatoris. Calon kedua adalah mantan koor DPM yang dipersalahkan dalam berita tersebut. Calon nomer tiga adalah calon yang diusung mantan-mantan kahima dan presbem fakultas yang notabennya adalah seorang perwakilan eksekutif yang dalam berita sempat dipersalahkan.
Yang aku tangkap berita ini salah satu senjata untuk saling menjatuhkan dan menunjukkan baha salah satu calon adalah orang yang paling benar dan patut dipilih. Ya mungkin pada saat membaca berita tersebut lebih ditingkatkan penekanan dari mas Arif Tekla yang berpendapat bahwa ini kelalaian bersama. 
Ya, kita semua memiliki tanggung jawab yang sama atas kesalahan ini. Intinya saling percaya dan positiv thinking kawan. Jangan jadikan yang seperti ini senjata politik. Walaupun tidak dilakukan calon presbem langsung, calon presbem juga bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan TSKnya. Dan tak akan menambah suara serangan yang menjatuhkan lawan. Yang menambah suara itu pembuktian diri dalam kehidupan sehari-hari. Menunjukan kualitas diri lebih dipandang ketimbang menunjukan kelemahan lawan. Dan dari aku pribadi, budayakan politik sehat supaya kelak kita bisa bersama-sama menjalankan Indonesia dengan politik yang sehat pula.

Thursday, November 8, 2012

Dan Musim Politik Dimulai

Tepat tadi pukul 00.00 semua menjadi sedikit berbeda. Jual beli visi misi serta janji-janji mulai terucap. Semua atas satu dasar, tercapainya KM ITS yang lebih baik. Sempat heran kepada situasi yang ada. Apalagi melihat para TSK yang sudah mulai gencar-gencarnya mencari dukungan dan dekengan supaya orang yang mereka anggap layak memimpin KM ITS memenangkan Pemira ini. Tak ada yang salah memang. Semua bak kulturisasi musiman yang mau tak mau kita jalani dan kita hadapi.
Sore ini kampanye Capres BEM dilaksanakan didepan musola FMIPA. Entas atas dasar apa tempat itu diplih. Sempat dengan karena paling cemtral dan sudah terbiasa disitu. Tetapi satu yang tidak diperhitungkan panitia(termasuk saya) bahwa tempat kampanye itu didepan Musola, tempat ibadah. Lantas apa yang salah? Kesalahan besar ketika kita sudah mengabaikan Allah dan kepercayaan kita. Semacam kesepelean kecil yang menjadi besar. Sempat teringat dahulu Ustadku pernah bercerita bahwa membaca Qur'an saat ada orang shalat sunah saja tak boleh, apalagi berbicara. Parahnya adalah berkata untuk mendapat amanah(kampanye-red) padahal didepannya ada orang sedang menunaikan shalat wajib(ashar-red).

Popular Posts

Recent Post